Up | Down

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Tampilkan postingan dengan label friends. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label friends. Tampilkan semua postingan

The Price of Being 14

~ ~
Tanggal 21 kemarin saya ulang tahun...
... yang keempat belas.

Saya masih nggak percaya, saya sudah semakin tua ._. Dan sekaligus berarti umur saya juga mengikis. Saya semakin dekat ke kematian, padahal saya masih banyak dosa... Oh ya, saya ingin mengucapkan terima kasih pada teman-teman saya yang sudah memberikan ucapan selamat kepada saya melalui Facebook dan Twitter meskipun ada juga yang rada bikin membatin karena saking pendeknya wall yang dikirimkan (cuma tiga huruf: H-B-D!) kan kesannya kayak nggak mau repot gitu. But it's okay, senggaknya kalian sudah meluangkan waktu buat mampir dan ngewall atau ngetweet saya :D Makasih ya! Saya juga berterimakasih pada Risma yang sudah ngefeature saya di salah satu postingan blognya hahaha... thank you!

Berhenti bicara formal! Off to the topic.

Liburan sebentar lagi. Lusa (25/06) saya sudah liburan, hoho halo liburan. Tapi saya rada nggak enak feeling sama liburan ini, jangan-jangan ntar mbambung di rumah dan tidak melakukan apa-apa lalu ngenet sepanjang waktu dan blahblah. Ya, hanya begitu saja. Hmm?

Dan ngomong-ngomong soal liburan yang sudah dekat, itu artinya sudah pasti buat saya: kembali kehidupan fangirling dan semi-otaku yang berbahagia jumawa dan sentosa dan sejahtera.
Ohohohohoh. Welcome to my jungle.

Dan kalau liburan semester udah deket, berarti kelas 9 juga sudah menanti. SEMOGA SAYA NAIK KELAS!! adalah my currently wish for now. Nilai UKK saya nggak jelek-jelek banget sih, alhamdulillah, tapi saya bener-bener fail di tugas sekolah dan UH, apalagi ulangan matematika *jedokin kepala ke tembok*. UH matematika itu syusyah syekaleeee ToT Semoga saya bisa naik kelas ya.

Emm... what else? (nasib orang kurang bahan tulisan) kayaknya segitu dulu ya. I want to post about something, but not for now :) See you later in the next post, then!

.ulaai
(nb. Judul diambil dari komik berjudul sama, oleh mangaka Daisy Yamada)

1 month later

~ ~
Oke. Sudah lama saya nggak ngeblog.
Let's count... terakhir kali saya ngepost tanggal 18 Mei. That's already 1 month 15 days. DRAGONOHMYGOD. Ke mana aja saya?

Alasan paling realistis pertama: Sibuk. Dan saya gak boong. Banyaaak banget tugas-tugas numpuk. Alasan yang mungkin gak rasional kedua, sibuk main twitter dan ngeforum. Alasan yang gak rasional; males ngenet.

Yeah. Punch me everybody.

Hmm, quick update, sekarang saya sudah menjalani masa kelas 2 yang tenang dengan banyak tugas (ya, tenang). Masih ngikutin terus beberapa judul manga yang menarik, masih ngikutin fandom Jepang sama Korea, masih bingung sama hati sendiri. Masih suka baca buku, masih suka gambar juga.

Ehm.
Salah satu sifat yang saya notice banget dari diri saya yang nggak sempurna ini adalah: saya itu orangnya seriusan banget.

Yep.
Kadang-kadang saya gak bisa anggap enteng apa yang teman-teman saya pikir "alah, itu kan cuma becandaan biasa," Kadang-kadang malah saya ambil serius dan akhirnya malah membuat seseorang bilang, "Aduh, laai, itu kan cuma bercanda."

Hmm. Saya nyadar kok kalau saya itu nggak bisa diajak becanda, saya cuma bisa senyum--dan kadang-kadang ngakak overdosis. Buat semuanya yang merasa terganggu sama sikap saya yang mungkin bikin kalian mikir saya itu sombong (it's okeee anyway) saya minta maaf ya. Soalnya kadang-kadang nggak enak juga kalau nggak bisa lepas ketawa sama teman-teman, cuma gara-gara gak nyambung soal becandaan.

Have a nice day guys!

.ulaai

Back, Back, again

~ ~
Hello, my beloved watchers. Long time no see. *kicked*

Lama sekali saya nggak buka internet. Ralat, laptop pun nggak. Seperti yang sudah saya bilang, selama dua minggu kemarin saya sedang ada kegiatan di luar negeri *cough* Malaysia. Sebuah negeri kontroversial yang sekarang lagi ramai dibahas di koran (serius) karena tindakan diskriminasinya. Saya pergi ke Malaysia untuk belajar, dan untunglah tidak ada hal-hal buruk yang terjadi di sana. Alhamdulillah. Dan selama di sana, saya nggak pernah buka internet, laptop pun nggak, jadi seperti yang sudah kamu duga: totally out-of-dates. I am.

Di Malaysia, saya banyak dapat pelajaran. Ralat kedua, maksud saya dari orang-orang yang saya temui di Malaysia. Waktu saya lebih banyak dihabiskan di MITIB, alias Maahad Intregasi Tahfiz Sains dan Teknologi Istana Bandar. Semacam boarding school atau asrama, tapi di sini lebih menonjolkan tahfiz alias hafalan Al Qurannya. Bayangkan, satu hari wajib menghafal dua halaman Al Quran! Dan dalam waktu tiga tahun saja, mereka bisa menghafalkan 30 juz penuh. Kamu tahu, MITIB itu setara dengan SMP. Yang artinya, umur mereka masih 13-15 tahunan!

Beda sekali nggak sih sama anak-anak seumuran mereka, termasuk saya, yang kerjaannya melaptop melulu. Sedangkan di sana, laptop, handphone, mp3 atau mp4 pun dilarang. Banyak teman saya yang awalnya nggak betah di sini, saya tidak termasuk karena saya merasa senang-senang saja. Tapi setelah lama merasakan kehidupan ala pesantren, saya dan kawan-kawan jadi merasakan keteduhan yang sangat. Anak-anaknya baik-baik dan santun-santun, bahkan lebih dari yang bisa kamu bayangkan. Berapa banyak anak remaja di zaman sekarang yang ke mana-mana selalu menenteng kitab suci mereka? Berapa banyak anak remaja di zaman sekarang yang tidak berniat menjalin hubungan dengan lawan jenis sama sekali? Berapa banyak anak remaja di zaman sekarang yang rela mengangkut koper-kopermu dari lantai dasar hingga lantai empat dengan melalui tangga tanpa pamrih dan mengeluh?

Saya benar-benar dapat banyak pelajaran dari sana. Pelajaran hidup yang berharga. Terima kasih untuk segala kesempatannya.

Oke, berhenti mellow.

Teman-teman saya lagi kerajingan baca novel sekarang. Entahlah-karena-apa. Saya bahkan belum baca Refrain-nya Winna Efendi sama sekali. Atau Let Go-nya Windhy Puspitadewi, padahal saya ngefans sekali sama karya-karyanya. Tapi teman-teman saya sudah. Novel fiksi yang saya baca terakhir kali, adalah Putri Hujan dan Kesatria Malam-nya Sitta Karina. Oh God. Buku jaman kapan tuh, yang baru bisa saya baca karena kebaikan teman-teman saya *cries*. Oh ya, dan juga Heart Block-nya Okke 'sepatu merah'. Apa lagi ya? Nggak ada sepertinya.

Sebentar lagi liburan! Asyik sekali bukan? Saya ingin ke toko buku. Terus membeli semua buku yang saya inginkan, tapi kayaknya nggak mungkin *ya iyalah* karena satu dan lain hal. Pertama, bangkrut aja dong kalau beneran boleh beli segala buku yang saya inginkan. Yang kedua, ayah saya cuma membatasi pembelian buku maksimal 2 BUKU SAJA. Ya Tuhan, padahal ayah saya tahu napsu membaca saya ini besar sekali. Dan dari dua buku itu harus ada buku tentang ilmu salah satunya. Huhuhu.

Oh iya, fast-updates, saya lagi kena radang tenggorokan. Yes. Masa baru sakit radang tenggorokan, seminggu kemudian sakit tenggorokan lagi? Yang benar saja. Saya memang bandel. Waktu radang tenggorokan yang pertama, di Malaysia, saya makan coklat terus (habis Cadbury murah banget sih di sana, cuma tiga sampai sembilan ribuan), setelah itu makanan di Malaysia pedas-pedas (yang ini jangan salahkan saya. Orang Malaysia memang suka yang pedas-pedas kok!, dan minum minuman dingin sepulangnya di Indonesia. Dan hari ini, saya nggak masuk sekolah. Periksa ke dokter. Dan betul, kan... kena radang tenggorokan lagi.

Sekarang tenggorokan saya sakit banget.

Hmm terakhir, saya mau kasih foto untuk kalian. Jeng-jreng-jenjreng. Foto saya. Hahahahahaha. Anyway minggu ini minggu terakhir kan ya? Keep fighting kalau begitu!

(p.s. mau ganti layout ah, yang warnanya hitam gitu. Kan mengurangi global warming, betul?)

Will be Back in Two Weeks!

~ ~
Halo semua! Bagaimana perasaan kalian sekarang? Kesal? Sedih? atau malah berbunga-bunga? Hari ini saya badmood sekali, entahlah mengapa--kayaknya saya PMS deh. Penyebabnya banyak. Mulai dari okaasan yang demen banget memarahi saya, teman saya yang ngetik proposal nggak becus ngurusin huruf kapital, dicuekin teman saya yang lagi asyik main laptop, mukena ketinggalan di kelas jadi saya pinjam mukena orang yang benar-benar parah--mukena-nya kebesaran, bawahan sering banget melorot, PANAS LAGI YA TUHHAAAAAAANNNN!!! AKU NGGAK TAHAAAAAAANNNNNNN!! Apalagi waktu di rumah ada kucing item sialan aduh aku pengen misuh sekeras-kerasnya tapi nggak bisa. Ya sudah lah.

Will be back in two weeks! Yup, betul sekali. Dalam rangka Student Exchange (istilahnya begitu, saya bilangnya Studi Banding sih) saya bakal terbang ke Malaysia dan berada di negeri tukang colong, eh, negeri tetangga kita maksudnya, selama dua minggu. Tepatnya umm tiga belas hari (nggak sama yah?). Dan parahnya di sana saya nggak boleh bawa ponsel laptop satupuuun -_____- terus bagaimana saya bisa ngetik ceritaaa?? *confluzzed* Bisa-bisa imajinasi saya buyar di sana... naudzubillah deh, jangan sampai.

Tapi sampai sekarang saya masih belum bisa bayangin bagaimana suasana di Malaysia. Dingin, katanya. Lebih dingin daripada Indonesia. Wajar saja lah, Malaysia kan negerinya jauhan dikit sama khatulistiwa. Terus katanya di sana ada yang pakai bahasa mandarin (?) siapa tahu ketemu orang kayak gitu hahaha. (Nggak bisa bayangin orang pakai bahasa melayu)

Anyway... lupakan Malaysia. Saya mau fokus ke masalah saya. Entah kenapa kalau mau berbaur di anjem (antar jemput-red) itu rasanya susah sekali. Jangankan cowok, cewek saja saya susah. Saya lebih banyak diemnya. Ya iyalah masa enak saban hari ngomongin COWOK MULU COWOK MULU. Atau kalau nggak ngomongin musik barat. Yah kan mana saya ngerti, wong saya ngertinya musik Korea atau Jepang. Selain itu ya nggak ada lagi. Please deh. Topik selain cowok kan banyak?

Anak cowoknya juga. Cereweeeeeeet banget saban hari ngomong terus kaga berhenti-berhenti. Yang diomongin banyak. Cewek, musik, berita di koran, iklan, daaaan sebagainya daaaan banyak lagi. Dan kamu tahu? BAHKAN saya tidak pernah diajak ngomong! Bagus, saya pengen lempar itu enam orang cowok sialan dari khayangan *eh* itu. Jauuuuuh sampai saya tidak pernah melihat mereka lagi. Ber-can-da.

Ngomongin antar jemput dan tetek bengeknya bikin saya naik darah lagi, jadi mendingan.... GAK USAH DIOMONGIN! Let it flows. Kalau memang mereka butuh ditampar, tampar aja. Lempar sekalian.

Have a nice day! See you in the next thirteen days! :D

Omegle #1

~ ~
Ini pertama kalinya saya ketemu sama orang Omegle yang waras. And I do love him (or her, terserah) karena baiik banget sama saya. Sumpah ini pertama kalinya saya, yang baru DUA HARI nyoba Omegle dan berdesperate ria sama orang2nya yang nggak pernah bener, akhirnya ketemu sama makhluk ini.

Connecting to server...
You're now chatting with a random stranger. Say hi!
Stranger: hou hou, santa claus here. Whos there?
You: a brown deer here sir~
Stranger: yeasss!!
You: ehhh?
Stranger: ohhhh!
You: :D you're so funny
Stranger: tank you:)
You: you're welcomeeee
Stranger: *h
You: where do u from?
Stranger: im from there, where santa claus really comes
Stranger: Finland, what about you?
You: did you really believe in santa claus?
You: indonesia
Stranger: no i dont belive, but american an many others think that claus livs in the north pole..
Stranger: *and
You: so you don't believe in santaclaus?
Stranger: well, no i dont
Stranger: you do?
You: no i also dont believe it
You: it's too.. how to say it .unbeliavable
Stranger: yeah
Stranger: i bet it does never snow there where you live:D
You: sure it is :D
You: my place is a tropical country
Stranger: knew it:D
Stranger: you ever seen snow for real?
You: no
You: but i want to see it for real~
You: it must be very cold
Stranger: propably if you havent felt it before:P
Stranger: but now in going to go and drive some enduro with my bike:P
Stranger: farewell, mayte!
You: yup! :)
Your conversational partner has disconnected.


Stranger itu si DIA (orang yang nggak diketahui namanya) dan You adalah saya. Ulaai Fuhfun. Hei, kamu benar benar memberikan kesan terdalam untuk saya, terimakasih ya.