Up | Down

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Tampilkan postingan dengan label orang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label orang. Tampilkan semua postingan

Waktu Kecil, Hidup Kita Begitu Mudah.

~ ~
"Kamu mau masuk SMA mana?"

"Kamu harus mulai ngatur jadwal. Harus mulai belajar."

"Kamu jangan main-main terus... belajar kek. Katanya mau masuk SMA 5?"

"Kamu itu ya, harus belajar yang rajin. Soalnya kamu nggak ikut les."

***


Waktu kecil, hidup saya begitu menyenangkan. Waktu TK, lebih menyenangkan lagi. Tidak ada hal lain yang bisa menandingi asyiknya datang ke sekolah dengan seragam biru-putih lucu lalu melewati koridor TK yang penuh dengan tempelan warna-warni di seluruh permukaan dinding dan akhirnya masuk di kelas yang telah ditentukan. Di dalam kelas pun, sama menariknya: duapuluhan kursi dan meja berukuran mini yang dicat warna-warni, diatur dalam formasi kelompok empat-empat, dengan loker yang sama mininya dan berwarna-warni di pojok kelas. Belum lagi jendela dengan semua hiasan-hiasannya; gantungan lebah, kupu-kupu, sedotan. Atau beberapa meja yang penuh dengan kotak-kotak mainan: macam mainan bongkar pasang, plastisin, dan balok-balok kayu untuk rumah-rumahan. Ketika sampai di luar kelas, semua hal menarik itu terkalahkan telak oleh jejeran mainan-mainan nan mengasyikkan di halaman: papan seluncuran (alias selurutan), ayunan, bak pasir, dan papan titian (bukan yang artis itu).

Intinya: waktu TK, dunia ini begitu indah.

Lalu ketika sedikit lebih dewasa: Sekolah Dasar. Kelas satu, saya mulai disiksa (oke, ini memang berlebihan) oleh sistem pengajaran menulis tegak bersambung... yeah. Saya mengaku saya tidak pernah sukses di pelajaran menulis ini, bahkan bagaimana cara menulis F besar saja sering lupa. Tetapi selain itu, dunia kelas satu masih begitu indah, seindah waktu saya masih TK. Kelas dua dan tiga, saya tercekik oleh kemampuan menulis tulisan arab saya yang super pas-pasan. Saya bahkan pernah nyaris tertinggal shalat gara-gara tugas menulis saya yang nggak selesai lantaran disalahin terus ama gurunya. (Maafkan saya Bu, saya sering lupa bentuk huruf 'fa' dan 'ain' kalau di tengah kata). Di sini, saya juga mulai mendapat tugas mingguan. Kelas empat dan kelas lima saya lalui dengan tiada kesulitan berarti. Begitupula kelas enam.

Kelas enam saya; walaupun sudah dicekokin dengan UASBN, refresh (semacam tryout mingguan-nya sekolah saya), try out (yang ini tryout bulanan), saya masih baik-baik saja. Saya belum ambil pusing dengan gimana hasil UASBN saya nanti. Rada masa bodoh juga. Karena waktu itu, semua pelajaran masih saya kuasai, dan seingat saya belum ada kesulitan berarti sewaktu itu.

Saya? Lulus dengan danem 27 sekian. Lumayan buat masuk ke SMP favorit di Surabaya, tapi toh ujungnya saya masuk SMP swasta juga.

Waktu SMP, hidup saya mulai berat. Singkat saja: Kelas 7 saya nyaris pingsan gara-gara aljabar (dulu saya pernah dapat nilai dibawah 6 buat materi ini). Kelas 8? Saya pusing mampus, nyaris pingsan pula gara-gara gradien. Kelas 9 apa? Peluang dan kesempatan?

Saya juga mulai ditegur, suruh belajar. Padahal perasaan waktu SD saya belajar enjoy-enjoy aja deh, tapi kok waktu SMP jadi kayak penyiksaan batin gini ya? Apalagi saya nggak ikut kursus macam Prima**ma, S*C, G****ha Operation, etc, etc. Makin lengkap lah jadinya. Huhuhu.

Yeah, sedahsyat apapun saya mengeluh, beginilah hidup. This is the life. The jungle. The sea. Dan seberapapun saya yakin saya tidak akan mampu menghadapinya, saya pasti bisa. Kenapa? Karena Tuhan memberikan ujian sesuai dengan kemampuan makhluknya masing-masing. Bener gitu toh? :)

Dan akhirnya, ending dari tulisan si pengeluh yang amat-panjang ini, saya mau nyanyi. Ehm.


Taman yang paling indah
hanya taman kami
Taman yang paling indah
hanya taman kami

Tempat bermain
berteman banyak
itulah taman kami
taman kanak-kanak



Happy Weekend, thanks for reading this long-yeah post.
Cheers!

.ulaai

Happy Holiday!

~ ~
Hello all, glad to see you again :)

Sekarang saya sudah ada di Ngawi, rumah nenek saya, dalam rangka liburan. Well, WELCOME MY HOLIDAY! Enjoy yours, cause I will definitely enjoy mine <3

Ngomong-ngomong soal sekolah, kabar baiknya adalah saya naik kelas, dan kabar (cukup) buruknya adalah saya ranking tujuh dari dua puluh tiga anak di kelas saya. Buruk? Kesannya kok nggak bersyukur ya. Oke, saya bersyukur, tapi bukankah orang yang sukses adalah orang yang merasa tidak puas jika belum mengusahakan yang optimal, deshou? Dan saya merasakan yang demikian--masih sempet malas-malasan waktu UKK. Kelas 9 semoga nggak yaa, amiin.

Random things, aku pengen ngomong tentang fotografi.
KENAPA YA kok kayaknya seriiing banget orang ngomong "my hobby is photography" padahal yang dia lakukan sesungguhnya adalah selca alias self-camera. Alias: NARSIS. Pada bilang hobinya fotografi, padahal njepret modenya masih otomatis. Atau, nenteng-nenteng DSLR ke mana-mana, terus ngesok foto pake kamera DSLR, biar dibilang keren or somewhat.

Please deh. Penting ya emang? Percuma beli DSLR kalau cuma buat eksyen tapi nggak dipergunakan dengan baik dan serius. Kalau cuma buat motret selca dan dokumentasi, kenapa juga ada kamera poket? Ayah saya bahkan pernah bilang, DSLR itu kamera buat yang mau serius, dan kalau emang nggak mau serius, mending nggak usah beli. Sayang.

Saya kenal orang-orang yang punya DSLR yang emang buat serius belajar fotografi, tapi juga kenal orang yang punya DSLR cuma buat motret nggak jelas. Untuk kategori yang terakhir, saya bahkan hampir bisa menebak itu njepret pakai mode manual atau otomatis. Sekali lagi, buat yang baca; kalau emang nggak mau serius, dan emang kekeuh mau beli, pikirin dulu. Takutnya nanti cuma jadi kesenangan sesaat.

Untuk yang baca dan yang ngerasa, mohon jangan tersinggung^^ ini cuma pendapat saya aja. Pislov en Gaul.

last words.. jyaaa! enjoy your holiday!


.ulaai

1 month later

~ ~
Oke. Sudah lama saya nggak ngeblog.
Let's count... terakhir kali saya ngepost tanggal 18 Mei. That's already 1 month 15 days. DRAGONOHMYGOD. Ke mana aja saya?

Alasan paling realistis pertama: Sibuk. Dan saya gak boong. Banyaaak banget tugas-tugas numpuk. Alasan yang mungkin gak rasional kedua, sibuk main twitter dan ngeforum. Alasan yang gak rasional; males ngenet.

Yeah. Punch me everybody.

Hmm, quick update, sekarang saya sudah menjalani masa kelas 2 yang tenang dengan banyak tugas (ya, tenang). Masih ngikutin terus beberapa judul manga yang menarik, masih ngikutin fandom Jepang sama Korea, masih bingung sama hati sendiri. Masih suka baca buku, masih suka gambar juga.

Ehm.
Salah satu sifat yang saya notice banget dari diri saya yang nggak sempurna ini adalah: saya itu orangnya seriusan banget.

Yep.
Kadang-kadang saya gak bisa anggap enteng apa yang teman-teman saya pikir "alah, itu kan cuma becandaan biasa," Kadang-kadang malah saya ambil serius dan akhirnya malah membuat seseorang bilang, "Aduh, laai, itu kan cuma bercanda."

Hmm. Saya nyadar kok kalau saya itu nggak bisa diajak becanda, saya cuma bisa senyum--dan kadang-kadang ngakak overdosis. Buat semuanya yang merasa terganggu sama sikap saya yang mungkin bikin kalian mikir saya itu sombong (it's okeee anyway) saya minta maaf ya. Soalnya kadang-kadang nggak enak juga kalau nggak bisa lepas ketawa sama teman-teman, cuma gara-gara gak nyambung soal becandaan.

Have a nice day guys!

.ulaai

Long Long Time Nowhere

~ ~
Yes bahasa saya kemenggres -___-

Halo semuanya! Sudah lama saya nggak ngeblog, uhm, sibuk urusan sekolah (dan karena satu hal yang lain; lagi kerajingan twitter). Dua minggu lagi ujian tengah semester dan minggu depan sudah ujian praktek, jadi yaa saya harus menjadi anak rajin dengan nggak banyak-banyak keluyuran di internet :P sekarang aja kalau internet yang dibuka yaa paling Twitter (the most easiest way to communicate, isn't it?) terus OneManga (rumah ke ___ saya! XD) setelah itu Facebook dan forum dan Google. Saya lagi nggak minat facebook, jadi kalau sekarang saya ngenet bisa-bisa facebook itu ada di tab keenam atau kedelapan.

Oh yaa, saya mau bilang terima kasih yang sudah memfollow saya, jangan kecewa yaa kalau isi blog saya ini sesungguhnya adalah hal-hal yang tidak penting^^.

Ngomong apa yaaa..

Oke sekarang saya lagi ada di sekolah. Lagi pelajaran TIK... pendeknya komputer. Dan syukurlah komputer-komputer di sekolah saya benar-benar asyik karena BISA DIAJAK NGENET! Dan di sinilah saya sekarang.

Ngomong-ngomong tentang sekolah, saya lagi mengalami kekurangan pede yang sangat dahsyat. Semuanya ini berawal dari sebuah pelajaran yang sangat mematikan bernama matematika. Dimulai dari beberapa bulan yang lalu, sewaktu saya masih mempelajari PGL alias Persamaan Garis Lurus. Oke, PGL emang susah, dan setelahnya saya belajar SPLDV yang masih bisa saya tangani, jadi saya pikir PGL adalah yang kali pertama dan kali terakhir saya mengalami krisis percaya diri dalam matematika. Kalian tentu tahu betapa rumitnya PGL itu, bukan? Dan selanjutnya, secara takdir Tuhan, semua kesulitanpun mulai menghadang:

Dalil Phytagoras.
Lingkaran.








Mampus.

Kawan-kawan tolong doakan saya yaa agar bisa melewati ujian tengah semester dengan selamat ^^
(guru komputer saya mengatakan kalau tetua sekolah mau berkunjung ke lab komputer... jadi... sepertinya saya harus segera mengakhiri postingan ini.)



Happy Weekeeend~! (besok kan ya?)

.ulaai

Baka-chan, Yuri, dan Twitter

~ ~
Haloaiueo pakabar?

Ulaai pengen cerita pembicaraan ulaai dengan kawan-kawan sekolah ulaai tadi, waktu ekstrakurikuler. Dan kami (baca: anak-anak nganggur yang tidak tahu harus ngapain karena guru ekskulnya nggak masuk) akhirnya duduk-duduk di depan masjid sambil ngobrol ringan. Kami adalah: Ulaai dengan ekskul fotografi, Dira dengan ekskul fotografi, Inet dengan ekskul fotografi, Ica dengan ekskul English club, Nina dengan ekskul [tidak diketahui], dan Sisi dengan ekskul fotografi. Kami, anak-anak pengangguran kurang kerjaan pun ngobrol sambil motret-motret nggak jelas, terutama ulaai (karena ulaai bawa kamera, tentu saja).

Pembicaraan mengalir... sampai akhirnyaa

Inet: "Hei tahu ngga si Baka-chan? Dia masih kontak sama Nuna?"
Dira: "Kayaknya masih deh..."
Inet: "Si Nuna tuh, masa wall-wall-an sama si Baka-chan panggilnya pake "Sayang"? Kan sama-sama cewek tuh!"
Nina: "Huh, aku juga sering kok dipanggil Sayang ama si Nuna..."
Ulaai: "Kalau Nuna mah wajar-wajar aja manggil cewek pake Sayang!"

Baka-chan (setidaknya begitulah ulaai menyebutnya di sini) adalah seorang cewek yang bersekolah di SMP blahblah Surabaya. Baka-chan tidak satu SMP dengan kami, sedangkan Nuna adalah teman sekelas ulaai. Keduanya adalah anak yang supel, gaul, friendly, cantik, seru, pokoknya cewek idaman deh :D Salah satu habit Nuna adalah manggil orang dengan "Sayang" sekalipun yang disapa adalah perempuan. Selama ini ulaai tidak pernah mempermasalahkannya, toh Nuna tidak merugikan orang dengan hal itu. Nah, si Baka-chan ama Nuna ini berteman baik banget di Facebook, kayak kakak-adek gitu deh.

Sisi: "Hah, masa sih?"
Ulaai: "Wah kamu sih nggak sekelas sama aku, Dira, dan Inet. Di kelas Nuna kerjaannya manggil orang Sayang mulu! Si Dhee aja jadi korban!"
Sisi: "Korban gimana?"
Ulaai: "Ya dipeluk lah, dijadiin 'suami' lah..."
Sisi: *bergidik*
Ulaai: "YA NGGAK LAH! *pake bahasa jawa* cuma main-main aja tuh, nggak usah dipikir serius kenapa?"
Inet: "Haha, duh, nggak usah dipikir serius Si.. dia cuma guyonan doang kok itu."
Dira: "Ngomong-ngomong, betulan si Baka-chan lesbi?"
Inet: "Ya iyalah! Udah jelas..."
Ulaai: "HAH?"

Inet diem.
Dira diem.
Ica dan Nina yang dari tadi adem ayem juga masih diem.
Ulaai diem, sambil mikir: ngomong apaan sih mereka ini?

Tadi ngomong Nuna (yang kelakuannya dianggap aneh oleh Sisi), sekarang ngomongin Baka-chan. Baka-chan lesbi? Hoh, yuri? Cinta ama sesama jenis? Suka ama cewek?

Ulaai: "Eh masa sih? Si Baka-chan lesbi?" *naluri gosip bangkit*
Inet: "Yaampyun, kamu baru tau? Berita lama tuh~"
Dira: "Hooh, masa ya di Twitternya dia, dia nulis gini: I miss my girlfriend."
Sisi: "IH!!"
Nina: "Masa sih?"
Ica: "Iya gitu?"
Dira: "Iya, dia nulis gitu. Mantannya itu cewek kan?"
Ulaai: *speechless*
Nina: "Oh dan terus-terus, dia upload foto masa kecilnya di Facebook. Sumpah, cowok banget!"
Ulaai: *kebayang Amber-nya f(x)*
Inet: "Iya tuh, huu keliatan cowok banget dia!"
Ulaai: "Cowok gimana?"
Nina: "Ya dia tuh pake celana, baju model anak cowok, topi cap khas cowok, PLUS rambut cowok pula!"
Ica: "Trus kan temen-temennya komen foto itu, nanya 'Ini beneran kamu?'"
Sisi: "Terus?"
Dira: "Ya, si Baka-chan bilang: Iya ini aku. Aku pas kecil kan cowok"

OMG OMG OMG.
*jeritjerit dalam hati*

Ulaai: "Masa sih? Padahal temen-temennya dia di facebook kan banyak ya? Ribuan gitu.."
Nina: "Twitternya juga kan? Yang follow sampai 1000-an loh,"
Ica: "Set, ngalah-ngalahin punyaku tuh."
Ulaai: "Ngalah-ngalahin artis juga tuh!"
Nina: "Iya, padahal punyaku cuma 80-an gituu"
Inet: "Yaampun padahal dia tuh cantik supel baiik gaul.."
Dira: "Diajak ngomong apa aja nyambung, gosip artis luar juga nyambung.."
Nina: "Pernah Dira ama Inet gosip-gosip tentang artis luar (ulaai lupa artisnya siapa) langsung deh si Baka-chan ngikut ngegosip. Ampun, orang itu update banget ya.."
Ulaai: "Trendsetter."
Inet: "DIA KEREN BANGET! Dan kenapa dia harus ..."

Kami semua diem.

Inet: "Tapi gitu-gitu orang tuanya kok biasa aja ya sikapnya?"
Dira: "Iya, tau tapi nggak peduli gitu"
Ulaai: "Hue?"

****

Oke, selesai. Ulaai udah ga mau nulis Baka-chan lagi. Kasihan (>.<) Masa sih orang tuanya tahu kalau dia "nggak normal" tapi dibiarin aja gitu? Ulaai emang ga begitu dekat dengan Baka-chan sekarang, tapi dulu ulaai pernah dekat ama Baka-chan. Dan ternyata Baka-chan? Nande? Kenapa harus Baka-chan (yang baik sekali)?

Baka-chan yang gaul, supel, friendly, dan pinter coding? HUAEEEAEEE NANDE??

Oke OOT topik Baka-chan yaa.

Sekarang twitter ulaai udah aktif lagi: follow me at http://www.twitter.com/raoka .
Ulaai jadi ngerasa lebih suka ngoceh banyak di twitter nih hihi, tapi blog tetap the best! (since twitter can't post our tweet when the words is over the limit)

See yaa~ (sebenernya masih pengen ngoceh tentang Super Junior, tapi dipost yg lain aja ya)


.ulaai

(n.b. untuk nama-nama teman-teman ulaai di atas: si Inet, Dira, Ica, Nina, Sisi, dan Nuna, itu semua bukan nama asli meskipun orangnya beneran ada. ulaai cuma merasa harus melindungi privasi mereka, itu saja.)

Hey! Say! 7 - Bon Bon dan Super Girl

~ ~
Mumpung ngenet aja.

Sekarang ulaai lagi dengerin Bon Bon-nya Hey! Say! 7 Temporary, yang dulu itu loh, waktu masih ada Takaki sama Daichan. Oke, terus kenapa Laai? Nggak, nggak papa, cuma ulaai mau cerita dikit bahwa lagu ini tuh REALLY GREAT, oh yeah, kenapa?

Lagu ini menentramkan banget.

Dulu, kalau ulaai lagi sebel atau apa, ulaai dengerin lagu ini. Kalau gasalah si Yuto kan juga ngomong ya kalau ini salah satu lagu yang dia suka ^^ ulaai juga. daripada Hey! Say!, ulaai lebih suka lagu ini. Feelnya 'dapet', dan musiknya ngalir. Baguus banget, hehe. (menurut ulaai)

oh, terus, OOT alias out of topic,

ulaai lagi demen MVnya Suju M yang Super Girl itu, udah lama sih liatna cuma baru kepincut sekarang, haha =.= MV itu sukses bikin ulaai cinta sama hmm satu orang deh pokoknya di detik ke 00:14 bagi yang tau siapa dia HARAP KASIH TAU ULAAI! gayanya dia itu, loh, kalem pisan.

Lucu. hahaha

tapi tenang, donghae dan kyuhyun masih ulaai suka kok ^^ ulaai emang ga pernah cerita kalau ulaai suka suju hihi, gimana-terjunna-kok bisa juga ulaai belum cerita. intinya:

THIS IS REALLY BEAUTIFUL COINCIDENCE. *nari2 hula*

Oh oke, postingan random banget yak? makanan sehari hari =.=
ngeblog harus jadi makana sehari2 doong (walaupun gada yang komen ihik) *nangis*lol

kayaknya besok2 harus hunting blognya anak LJump~ buat nambah koleksi link ! hihi

oke gada yang perlu dibicarain lagi? lagu yg ulaai puter sekarang (masih) Bon bon. karena ulaai puter lagu ini lah ide postingan ini muncul :D

sudah-ulaai-mau-belajar-dulu-besok-ulangan. ulaai selalu cinta Hey! Say! JUMP, Super Junior, dan SHINee (hiyaa Minho xD)

Konbanwa (atau oyasumi ya?)

.ulaai

Minal Aidzin wal Faidzin !!

~ ~
*tebar confetti*
*tiup terompet*
*bunyiin simbal*

MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN, MINNAAA!!

Maaf, sepurane, sorry, gomenasai, jeongmal mianhae!

Maaf kalau ulaai banyak salah sama kalian, trutama sama blog ini =.= soalnya lamaaaaa banget ngga dikunjungin + dikasih makan (baca: postingan) sekarang ulaai lagi ada di rumah obaa-san, ngetik ini sambil bales adzan ashar dalam hati, hehe. oke nonsense.

Ulaai minta maaf kalau ulaai banyak salah, terutama kalau ada kata2 ulaai yg menyakitkan, ata terlebih buat temen2 yang kenal ulaai di dunia nyata... misalnya temen sekolah. yang udah tau sepak terjang ulaai di dunia yang sesungguhnya. yang udah tau kalau ulaai, seorang anak yang sok manis dan santun dalam berkata2, jujur, rajin menabung dan cuci kaki sebelum tidur sesungguhnya adalah anak yang kelakuannya persis kaya orang terkenal, yang dipuja semua orang.... Tukul Arwana.


*jayus*

Yaaaah intinya ulaai minta maaf! Ayo maafin ulaai! Maafin ga! Ga mau maafin? Oke fine! MANA LIMA REBU! *ditampar*

oke sudah dulu ya, ini minjem lappie orang soalnya, haha.

daisuki dayo, minna san!
:)

.ulaai

hehe yeah 13 tahuuuun

~ ~

halohalo semua haha apakabar ? lama sekali saya ngga ngunjungin blog ini dikarenakan 1 hal: MALES. dan saya cuma bisa mendem di blog saya yang satunya dan download komik -tidak ada hal lain. hahaha. 

anyway ada kabar gembira loooh syududududu~

ulaai udah 13 tahun oyea!

hokhok memang waktu sudah tidak terasa ^^ banyak sekali hal2 yang terjadi di kehidupan saya yang ke-12. benar benar banyak--bahkan ulaai menemukan sahabat2 ulaai yg sangat baikpun pada umur 12 tahun . ^^

mau nulis apa lagi? intinya saya senaaang. doakan ya minna ulaai bisa jadi a real human that truly knows what life are .

happy holiday ! 

ulaai *yang masih degdegan menunggu rapotan=.=*

BBF... RAWWRR!

~ ~
Aduuuh BBF!
Sebuah acara televisi yang membuat ulaai geregetan sampai sampai ulaai pengen makan tuh tipi! saking kerennya. Ya, Boys Before Flower - Tiap senin dan selasa sekitar jam 10 malam (abis sinetron INAYAH :P) - lah yang membuat ulaai jadi get mad beberapa minggu ini. Gila. Freak! *duh sampai segitunya?* ngalahin freaknya ulaai ama sebuah sinetron yang sama-sama terkenal waktu ulaai kecil... Meteor Garden.

Sudahlah, intinya BBF ini ceritanya agak mirip dengan Meteor Garden - di mana 1 cewek 'dikelilingi' 4 cowok yang ganteng. Di Meteor Garden kayaknya cowoknya nggak kaya *ditabok* tapi cakep-cakep, sementara yang BBF ini... Tuhan... cakep + kaya + pinter yeah.

Uuungghh betapa beruntungnya Jan Die, si cewek yang dikelilingi 4 cowok super cakep dalam film BBF. soal cowok2nya siapa aja, googling sendiri ya :D tapi yang bikin ulaai suka nonton BBF, selain ceritanya yang emang bagus, ada 1 cowok yang bikin ulaai 8D dan :O itu adalah Kimbum!

Bahkan virus Kimbum udah nyebar di sekolah.
Hampir bersudut-sudut cewek menggerombol ngomongin Kimbum. Haduh, ulaai juga kadang nggak bisa biasa sih kalau ngomongin yang namanya cowok cakep apalagi dalam lingkup kata cowok korea (atau mandarin atau jepang) tapi ya... merupakan sebuah ledakan baru lah. Apalagi teman-teman ulaai jarang ngomongin orang timur. Ulaai harus senang atau malah sedih? :D

btw, bedanya Before ama Over apa yak? *baka* bedanya BBF ama BOF apaaaan?

yaaaaa sudah dulu yaa. ulaai mau nonton scrap teacher xDDDDD

see ya~

Papan Iklan

~ ~
Minggu lalu ulaai melihat sebuah papan.
Papan itu biasa aja. Bentuknya panah, diletakkan di perempatan jalan dekat rumah ulaai.

Taukah apa isi papan itu? Itu adalah papan promosi sebuah lembaga kursus. Sebuah papan yang sekarang selalu membuat ulaai excited ketika melihatnya, membacanya, bahkan rela ngapalin nomor telepon lembaga kursus itu. Ulaai freak--ulaai pengen banget kursus di situ. Tahukah kalian kursus apa itu?

NIHONGO. A.K.A. BAHASA JEPANG.

OH EM JI. Dari dulu ulaai cuma bisa meratap-ratap bahkan menyesali KENAPA nggak ada lembaga kursus nihongo di deket rumah, kenapa ulaai cuma punya buku nihongo dikit 'cuma 3! TIGA!', kenapa ulaai nggak punya satupun literature nihongo, kenapa ulaai nggak bisa main gitar 'padahal sudah bisa baca notnya T3T', KENAPA ULAAI NGGAK BISA BAHASA JEPANG.

Dan secercah mimpi itu datang.

Ooh, papan iklan. Ooh, papan iklan.
[backsound: Verrys Yamarno - Bunga Seroja]

Waktu ulaai ceritain hal ini--semua perasaan excited ulaai ke temen-temen ulaai, mereka nanya sesuatu yang SEPERTINYA HARUS ULAAI PIKIRIN LAGI DEH. Mereka rata2 nanya gini:

A: "Hah, laai, yakin?"
Ulaai: "Yakin, gw udah menunggu2 saat2 papan iklan itu dipasang~and somehow hari itu datang juga... *dengan gaya lebay*"

B: "Nggak ganggu pelajaran?"
Ulaai: "Err-" super speechless. aduuh ngga ada les aja ulaai malesnya bukan main apalagi ada les ya nggak?

C: "Aduh kamu ngapain sih belajar nihongo? Kamu kan udah pinter?"
Ulaai: [dalam hati] *YaAllah.. kaya gini di bilang pinter?? Nggak bisa baca katakana dibilang pinter?? Sering lupa chara hiragana dibilang pinter? SUMPE LO?*

Ulaai: "Yah.. ulaai kan cuma pengen nambah ilmu. Ulaai ngga punya kemampuan apa-apa. ulaai ngga pinter, ulaai ngga cantik, yah hanya inilah cara yg bisa ulaai lakukan kalau ulaai tuh ternyata punya kemampuan."
C: "HADUH ulaai... bakatmu itu bnyak... MENGGAMBAR! gambaranmu itu bagus2..."
Ulaai: "Aduh, si E ama si F kan juga bisa nggambar..." -E dan F adalah teman ulaai yg gambarannya bagus2
C: "tapi kan si E itu gayanya retro, si F gayanya cartoon gitu, kalau kamu laai gaya gambarmu tuh manga.. chibi2 gitu..."

ULAAI DIEM. Nggak bisa ngomong apa apa lagi.
Kalah debat ulaai ama si C. Emang bener kok si E dan si F gaya gambarnya beda dengan ulaai, bahkan mungkin malah bisa jadi hanya ulaai satu2nya anak yang nggambar 'manga' di kelas ulaai.

but, still hope I can enter that course. Japanese course.


.... yang sampai sekarang masih harus merayu okaa-san untuk bisa memasukinya :((

Lonjakan Besar dalam Blog Saya

~ ~
Hey all.
Kayaknya setelah mikir...
Mikir...
Mikir ampe dua tahun lamanya *kayaknya nggak selama itu deh Ul*,
Saya memutuskan untuk:
70% FORMALLY LANGUAGE!

Tahu sendiri, lah, bahasa formal itu seperti apa...
Saya-anda. Aku-kamu. Saya-kamu.
Yah, sepertinya ini merupakan lonjakan yang besar! Oh no.
Sekalian aja blog saya saya pake buat apaan.. Formal semua sih...

Tapi,
sebagian blog yang sukses pakai bahasa formal lho.
Ga percaya? Coba tengok blog yang HAMPIR SETIAP POSTINGANNYA PASTI ADA YANG KOMEN.
Ga usah jauh-jauh. Lihat saja blognya Raditya Dika. Tahu kan? Penulis kambing itu *kayak ngumpat yah jadinya, ampun deh*.
Sebelum commenting systemnya dimatikan, yang komen itu lho. WUIH ratusan.
Haha, sebetulnya saya nggak perlu heran kaya gini ya. Raditya Dika itu kan penulis terkenal. Blognya lucu lagi.
At least pasti banyak yang komen.

Jadi kita menyimpulkan setiap blog pasti ada ciri khasnya. Kok bisa? Iya dong. Blog rame itu ada ciri khasnya kan? Tata bahasanya kek, apanya kek. Layoutnya kek *melihat layout blog sendiri yang pas-pasan sekali*.
Bahkan sebelum kamu sadari blog kamu sudah punya ciri khas.
Yang kurang kerjaan, coba ambil kertas trus tulis:
BAHAN BELANJAAN PAGI INI
Eh salah ding, maksudnya:
CIRI KHAS BLOG SAYA
Pasti ada. Walaupun cuma satu.

Oh ya mungkin ada dari kalian yang berpikir: isi aja blognya dengan berita. Beritanya harus yang kamu banget, bukan berita yang kita banget *ups maksudnya?*. Maksudnya, nggak cocok kalau saya sebagai anak kecil ngepost berita kriminal. Nah lho.
Sebenarnya ngepost sesuatu yang penting dan bisa dinikmati banyak orang (misalnya lirik lagu, kord, cheat game, berita-gitu lah) itu merupakan tawaran yang baik. Bagusnya, blog kita bakal rame. Karena konten blog kita bisa untuk semua kalangan.
Tapi saya nggak mau kalau isi blog saya berita semua.
Blog bagi saya adalah tempat untuk mencurahkan semua isi hati. Walaupun tidak secara blak-blakan.
Jadi, saya berpikir (ini saya lho ya) jika isi berita semua kita tidak dapat bebas berekspresi karena orang sudah mengenal blog kita sebagai sumber berita. Ya gitu lah.

Pertanyaan kali ini dari saya:
Blog saya ini punya kelebihan apa sih?
Punya ciri khas apa?
Bahasanya? Haha, tidak. Semua orang ngeblog kan pakai bahasa Indonesia.
So, apa dong?

Mari berpikir.
Kita tanya galileo.

nb. Buat semuanya doakan saya segera menemukan jawaban dari pertanyaan ini ya. Domo arigatou gozaimasu minna.